Variabel Pengganggu dalam penelitian

Variabel bebas, tergantung, kontrol dan moderat merupakan variable-variabel kongkrit. Ketiga variable, yaitu variable bebas, kontrol dan moderat tersebut dapat dimanipulasi oleh peneliti dan pengaruh ketiga varaibel tersebut dapat dilihat atau diobservasi. Lain halnya dengan variable pengganggu, variable tersebut bersifat hipotetikal artinya secara kongkrit pengaruhnya tidak kelihatan, tetapi secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara varaibel bebas dan tergantung yang sedang diteliti. Oleh karena itu, variable pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi; pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti.
http://rcm.amazon.com/e/cm?t=p03b94-20&o=1&p=8&l=bpl&asins=0321194365&fc1=000000&IS2=1&lt1=_blank&m=amazon&lc1=0000FF&bc1=000000&bg1=FFFFFF&f=ifr
Tindakan Peneliti

Apa tindakan yang harus diambil peneliti untuk mengurangi efek variabel pengganggu?

Jika sejauh ini anda merasa perlu jasa konsultasi, pembimbingan atau pendampingan secara pribadi dalam penulisan proposal atau laporan penelitian, anda bisa pelajari bagaimana saya bisa membantu anda dalam bentuk Layanan Konsultasi Penulisan atau klik di sini untuk menghubungi saya.
Advertisements

About cokroaminoto

Lahir di Pekalongan, 29 Nopember 1966. Berkeluarga, dengan 2 anak. Sejak SD hingga SLTA Kejuruan lulus di Pekalongan. Menjalani ikatan dinas dari Departemen Kesehatan sejak 1987 di Kebumen. Pada tahun 1996 menyelesaikan program sarjana FISIP, dan pada tahun 2001 lulus program pasca sarjana Manajemen Kesehatan di UGM Yogyakarta. Sejak itu, mulai tertarik pada wilayah kajian pengembangan kinerja (Walah, sok ilmiah..). Bukan apa-apa, karena dalam dunia kerja, apa lagi kerja di kantoran, persoalan kinerja menjadi biang keladi dan akar permasalahan utama. Bagaimana tidak, maju-mundurnya sebuah kantor, organisasi, bahkan dari sistem pemerintahan tergantung dari sini. Trus, dari mana harus mulai, faktor apa saja yang mempengaruhi, kendala apa saja yang biasa menghambat pengembangannya. Apa kita bisa memperbaikinya? Hal-hal inilah kemudian yang menjadi motivasi saya untuk membuat blog ini. Eh syukur menjadi tempat berbagi pendapat dan pengalaman. Amin
This entry was posted in bahan diskusi, proposal penelitian. Bookmark the permalink.

98 Responses to Variabel Pengganggu dalam penelitian

  1. arvieta says:

    variable pengganggu, variable tersebut bersifat hipotetikal artinya secara kongkrit pengaruhnya tidak kelihatan, tetapi secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara varaibel bebas dan tergantung yang sedang diteliti. Oleh karena itu, variable pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi; pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti.arvieta 3A B0800178

  2. gustina says:

    VARIABEL MODERATOR : adalah variabel yang mempengaruhi(memperkuat dan memperlemah)hubungan antara variabel independen dan dependen.variabel disebut juga sebagai independen ke dua. Hubungan perilaku suami dan isteri akan semakin baik (kuat) kalau mempunyai anak,dan akan semakin renggang kalau ada pihak ketiga ikut mencampuri. Disini anak adalah sebagai variabel moderator yang memperkuat hubungan,dan pihak ke tiga adalah sebagai variabel moderator yang memperlemah hubungan.hubungan motivasi dan presentasi belajar akan semakin kuat bila perasaan guru dalam menciptakan iklim belajar sangat baik,dan hubungan semakin rendah bila peranan guru kurang baik dalam menciptakan iklim belajar.gustina utami 3A B0800217

  3. Variable penggangu fariable yang sudah diketahui sebelunya, seperti yang kita ketahui variable pengganggu bissa menperkuat ataupun memperlemah variable bebas,jika kita telah mengetahui variable pengganggu tersebut akan memperkuat variable bebas kita bisa memperkuat mengembangkan, namun jika sudah diketahui variable pengganggu tersebut dapat memperlemah variable bebas dapat dikontrol dalam analisis.

  4. ani says:

    Variabel pengganggu yaitu variabel yang dapat mempengaruhi dalam kata lain dapat memperkuat dan memperlemah hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat, jadi menurut saya variabel pengganggu dalam penelitian dapat di kembangkan jika efek dari variabel tersebut itu memperkuat hubungan antar variabel, namun jika sebaliknya maka sebaiknya variabel pengganggu itu tidak perlu diteliti lebih jauh karena hanya akan membuang waktu penelitian dan hasilnya pun tidak begitu menguntungkan bagi hasil penelitian.

  5. adhitya says:

    Variable pengganggu perannya atau keberadaan variabel ini hanya sebagai pengacau dari pengamatan suatu variabel utama dalam penyelidikan atau penelitian

  6. fatiyatun says:

    variable pengganggu, variable yang bersifat hipotetikal artinya secara kongkrit pengaruhnya tidak kelihatan, tetapi secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara varaibel bebas dan tergantung yang sedang diteliti. Oleh karena itu, variable pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi; pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti.
    fatiyatun nahiyah 3A B0800210

  7. Anik Lina R says:

    variable pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi; pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti.
    Variabel ini terjadi apabila kita menghubungkan 2 variabel(terpengaruh dan pengaruh).Misalnya A mempengaruhi C apabila ada variabel antara B sehingga terjadi 3 hubungan A dan B, B dengan C, A dengan C.

  8. Menurut saya,variable pengganggu itu variable yang mncul stlh ada vriable bebas dan terikat,variable ini bisa melemahkan dan menguatkan.

  9. dinar says:

    kenapa variabel bebas diabaikan?
    karena variable pengganggu tersebut bersifat hipotetikal artinya secara kongkrit pengaruhnya tidak kelihatan, tetapi secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara varaibel bebas dan tergantung yang sedang diteliti. Oleh karena itu, variable pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi; pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti. dinar binugraheni 3A B0800193

  10. ety wu says:

    variable pengganggu, variable
    tersebut bersifat hipotetikal       artinya secara kongkrit pengaruhnya tidak
    kelihatan, tetapi secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara varaibel
    bebas dan tergantung yang sedang diteliti. Oleh karena itu, variable
    pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi
    hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan
    dimanipulasi; pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel
    bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti. Ety Wahyu Utari B0800208

  11. Eka kries says:

    karena variable pengganggu bersifat hipotetikal yang artinya secara kongkrit pengaruhnya tidak kelihatan, meskipun secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara varaibel bebas dan tergantung yang sedang diteliti. Oleh karena itu, variable pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi,sehingga variabel pengganggu boleh diabaikan

  12. fitriana says:

    variabel pengganggu adalah variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan variabel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi. sebaiknya dalam melakukan penelitian peneliti harus meminimalkan variabel pengganggu.

  13. atyRatna' says:

    variable pengganggu yang sifatnya dapat berpengaruh akan tetapi pengaruhnya tidak kelihatan, tetapi secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara varaibel bebas dan tergantung yang sedang diteliti.variabel ini sifatnya dapat memperkuat ada pula yang memperlemah variabel bebas.

    variable yang mempengaruhi (bisa memperkuat atau memperlemah) hubungan antara variable bebas dan variable terikat itu dsebut v. moderator.variabel ini faktornya bisa diukur, dimanipulasi, atau dipilih oleh peneliti untuk mengetahui apakah varaibel tersebut mengubah hubungan antara variable bebas dan variabel tergantung.

  14. Za-zhou says:

    zauharatul Latifah :
    Tujuan penyertaan variabel pengganggu ini adalah untuk menekan kemungkinan kesalahan dalam pengambilan kesimpulan. Penelitian mengenai hubungan antara “lama waktu senggang (di rumah) dengan lama menonton televisi”, misalnya, diasumiskan akan berbeda antara suami dengan isteri. Karena itu, variabel ‘jenis kelamin’ dapat dijadikan sebagai variabel penekan/pengganggu.

  15. Variabel berasal dari akar kata vary (berarti: berbeda) dan able (berarti: dapat), secara harfiah kata ‘variabel’ dapat diartikan sebagai sesuatu yang hasilnya dapat berbeda-beda. Secara singkat, variabel adalah gejala yang menjadi fokus peneliti untuk diamati dan hasilnya dapat berbeda-beda (antar responden-Red). Tentunya banyak pengertian lain, tapi sepertinya pengertian itu sudah cukup.
    Di sini akan diuraikan berbagai jenis variabel yang sering dijumpai dalam suatu penelitian. Variabel penelitian juga dapat dibedakan menjadi (1). Variabel bebas (independent variable), (2). Variabel terikat (dependent variable). Penggolongan tersebut dilakukan berdasarkan sifat hubungan antar variabel. Dalam hal ini sifat hubungannya adalah hubungan kausalitas.

    Variabel bebas juga sering disebut variabel antecedent, dan variabel terikat disebut qonsequent. Variabel bebas ialah variabel yang oleh peneliti diperkirakan menjadi penyebab munculnya atau berubahnya variabel terikat. Sedang variabel terikat ialah variabel yang terjadi atau muncul atau berubah karena mendapat pengaruh atau disebabkan oleh variabel bebas. Di antara hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat tersebut terdapat variabel-variabel perantara (moderator), variabel pengganggu (intervening variable), dan variabel pengendali variabel lain (control variable).

  16. Diana Ana.S says:

    variable pengganggu merupakan variable bersifat hipotetikal artinya secara kongkrit pengaruhnya tidak kelihatan, tetapi secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara varaibel bebas dan tergantung yang sedang diteliti. Oleh karena itu, variable pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi; pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti.

    Variabel pengganggu/ distorter adalah variabel yang mengganggu bekerjanya variabel bebas dan variabel tergantung.

    Diana Ana sofiah,B0800192

  17. aulia says:

    variable
    pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi
    hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan
    dimanipulasi; pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel
    bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti.

  18. variabelpenganggu merupakan variable yang dapat mempengaruhi hubungan antara variable bebas dan variabel yng sedang diteliti, dapat memperkuat atau memperlemah

  19. Variabel pengganggu (dependent variabel)adalah variabel yang faktornya di amanati dan diukur menentukan pengaruh yang di sebabkan oleh variabel bebas, sehingga peneliti harus mengesampingkan variabel pengganggu dan jangan terlalu fokus pada variabel pengganggu demi kelancaran dalam penelitian tapi juga harus bisa menyimpulkan dengan adanya variabel yang ada.

  20. Variabel Pengganggu merupakan variabel yang mengganggu, hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen, merupakan variabel yang dikendalikan atau dibuat konstan, sehingga tidak akan mempengaruhi variabel utama yang akan diteliti.
    Contoh Variabel Pengganggu Jika kita akan melakukan penelitian untuk membandingkan kinerja bidan di rumah sakit swasta dengan rumah sakit pemerintah. Untuk penelitian ini maka perlu ditetapkan variabel pengganggunya yaitu tempat kerja, peralatan yang digunakan dan gaji yang diterima.

  21. Variable pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi; pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti.
    Sebaiknya dalam melakukan penelitian kita harus benar-benar bisa membedakan mana yang merupakan variable terikat, bebas dan pengganggu agar penelitian berjalan sesuai dengan rencana dan kita tidak dikacaukan oleh variable pengganggu maka sebaiknya keberadaan variable pengganggu diabaikan.
    ENDAH WARTINI/3C/B0700116

  22. wahyuni says:

    variable pengganggu dapat dikatakan sebagai variabel yang dapat mempengaruhi hubungan variabel yang sedang diteliti.
    misalnya dalam proses pembelajaran: proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik apabila komunikasi antara dosen dan mahasiswanya baik,dan penjelasan dari dosen dapat di mengerti dan dapat di pahami.

  23. wafuroh says:

    variable pengganggu, variable bersifat hipotetikal artinya secara kongkrit pengaruhnya tidak kelihatan, tetapi secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara varaibel bebas dan tergantung yang sedang diteliti. Oleh karena itu, variable pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi; pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti.

  24. Variabel pengganggu kadang kadang hubungan negatif yang terlihat dalarn hubungan antara dua variabel tetap negatif setelah variabel ketiga dimasukkan, tetapi kadang juga berubah menjadi tidak ada hubungan atau bahkan berubah menjadi ada hubungan positif. Dapat pula terjadi, yang semula tidak ada hubungan dengan masuknya variabel ketiga menjadi ada hubungan posifif.
    Jika hasil analisis awal menunjukkan tidak ada hubungan antara dua variabel tetapi ketika variabel ketiga dimasukkan sebagai variabel kontrol, hubugan Itu menjadl nampak, maka dalam kasus seperti ini variabel ketiga yang dikontrol tersebut disebut variabel penekan (suppressor variable).
    Akan tetapi masuknya variabel ketiga dalam analisis bubungan antara dua variabel juga dapat memberikan hasil yang berlawanan dengan analisis awal (hanya dua variabel). Dalam analisis awal terdapat hubungan negatif antara dua variabel, tetapi setelah rnemasukkan variabel ketiga sebagai variabel kontrol hubungan tersebut menjadi positif. Dalam kasus sepeti ini variabel ketiga disebut variabel pengganggu atau variabel distorter.Yuliana Setiawati/3c/B0800303.

  25. * Variabel pengganggu/ distorter adalah variabel yang mengganggu bekerjanya variabel bebas dan variabel tergantung
    * Contoh: Hipotesis: akseptor KB ekonomi lemah akan lebih banyak daripada ekonomi tinggi →ternyata hipotesis tersebut salah, hal ini disebabkan ada variabel pengganggu yaitu variabel status pekerjaan: PNS dan Non PNS → ternyata hipotesis tsb benar pada pegawai non PNS
    yeni.ta 3C B0800302

  26. penulis jangan terlalu fokus pada variable pengganggu karena variable pengganggu terkadang banyak negatifnya darp pada positifnya

  27. woro palupi says:

    variabel penggangu adalah variabel yang dapat mempengaruhin hasil atau hubungan dari variabel bebas dan tergantung yang diteliti, tetapi tidak begitu terlihat pengaruhnya. jadi agar penelitian tidak berubah hasilnya sebaiknya peneliti tidak terpengaruh pada variabel penggangu melainkan terfokus pada variabel-variabel yang ditelitinya.
    (woro palupi, 3C, B0800300)

  28. variabel pengganggu merupakan variabel yang mengganggu variabel bebas dan variabel kontrol. dimana kedua variabel tersebut sangat mudah dimanipulasi oleh peneliti. oleh karena itu untuk mengurangi pengaruh variabel pengganggu maka peneliti tidak memanipulasi data.

  29. Anonymous says:

    variable pengganggu memang kadang membingungkan peneliti.xlo menurut saya jika suatu penelitian menghadapi veriabel pengganggu adalah dengan mengontrol variabel pengganggu itu sendiri langkah nya dapat
    dimulai sejak menyatakan kerangka konsep, memilih desain penelitian dan akhirnya analisis data.seringkali tidak dapat dilakukan pengontrolan melalui desain penelitian sehingga
    langkah terakhir yang dapat dilakukan adalah menggunakan analisis statistik.

  30. Variabel Pengganggu merupakan variabel yang dapat memperkuat dan memperlemah data,Terjadi apabila kita menghubungkan dua variabel (pengaruh dan terpengaruh), misalnya A mempengaruhi C apabila ada variabel antara B sehingga terjadi tiga hubungan A dengan B, B dengan C, serta A dengan C. Dengan kebiasaan membaca menunjukkan hubungan positif dengan umur, mungkin tinggi umur seorang makin banyak kebiasaan membacanya. Ini hanya terjadi pada variabel antara, yaitu pendidikan. Seorang lanjut usia yang tidak sekolah, tidak akan lebih membaca, dibandingkan seorang pemuda

  31. Emm…variable pengganggu memang kadang membingungkan peneliti.xlo menurut saya jika suatu penelitian menghadapi veriabel pengganggu adalah dengan mengontrol variabel pengganggu itu sendiri langkah nya dapat
    dimulai sejak menyatakan kerangka konsep, memilih desain penelitian dan akhirnya analisis data.seringkali tidak dapat dilakukan pengontrolan melalui desain penelitian sehingga
    langkah terakhir yang dapat dilakukan adalah menggunakan analisis statistik.

  32. langkah langkah agar variable pengganggu tidak dapat mempengaruhi hubungan yang dikehendaki yaitu dengan cara: melakukan pengontrolan melalui desain penelitian yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan analisis statistik. salah satu analisis tatistik yang dapat digunakan adalah analisis kovarians (ankova). analisis kovarian merupakan gabungan analisis varian dan analisis regresi.

  33. Variabel pengganggu merupakan variabel yang mempengaruhi variabel bebas dan variabel terikat. Jadi sebagai peneliti jangan terlalu fokus pada varibel pengganggu atau juga varibel pengganggu diabaikan saja.

  34. Variabel pengganggu adalah variabel yang dapat mengganggu dan mempengaruhi variabel utama (variabel bebaas dan variabel moderat.
    contohnya :
    jika mahasiswa tertarik
    terhadap tugas yang diberikan oleh dosen, maka hasilnya akan baik. Besar
    kecilnya kinerja dipengaruhi oleh minat; sekalipun demikian hasil akhir
    pengerjaan tugas tersebut dipengaruhi oleh factor mahasiswa belajar atau tidak
    terlebih dahulu dalam mengerjakan tugas tersebut. Dengan minat yang tinggi
    dan persiapan belajar yang baik, maka kinerjanya akan semakin besar.

  35. (Moderate variable)Variabel moderat adalah variable bebas kedua yang sengaja dipilih oleh peneliti
    untuk menentukan apakah kehadirannya berpengaruh terhadap hubungan
    antara variable bebas pertama dan variable tergantung.
    Jadi, bisa aja variable moderat itu mendukung dari variabel bebas pertama dan bisa juga sama sekali tidak dibutuhkan>>>>>>>> Wi2t_Prasetya A (B0800298)

  36. variabel pengganggu mrupakan variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi; pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti. danCara untuk mengatasi variabel pengganggu adalah dengan cara mencocokan variasi kelompok atau mengambil karakteristik yang mengacaukan dan sengaja menyebarkan variabel pengganggu pada kelompok sampel.

  37. taufian says:

    variable pengganggu dapat memperlemah ataupun memperkuat variabel bebas

  38. umi lestari says:

    Variable penggangu adalah variable yang mempengaruhi antara variable bebas dan terikat, sehingga variable pengganggu hanya dibaikan meskipun ditampilkan saja dalam karya tulis ilmiah.

  39. uni andriani says:

    variabel penggangu adalah variabel yang dapat mempengaruhi keberadaan variabel dependent dan independent.

    variabel pengganggu ini sebaiknya dipilah-pilah mana yang seharusnya digunakan dan mana yang seharusnya diabaikan karena jika tidak akan mengganggu keberadaan variabel dependent dan independent. uni 3c B0800287

  40. siti romelah says:

    Variabel adalah konsep yang mempunyai variasi nilai, atau mempunyai lebih dari satu nilai, keadaan, kategori atau kondisi. Variabel dapat juga dikatakan sebagai suatu pengelompokan yang logik dari dua atau lebih atribut.
    Variabel bebas, tergantung, kontrol dan moderat merupakan variable-variabel kongkrit. Ketiga variable, yaitu variable bebas, kontrol dan moderat tersebut dapat dimanipulasi oleh peneliti dan pengaruh ketiga varaibel tersebut dapat dilihat atau diobservasi. Lain halnya dengan variable pengganggu, variable tersebut bersifat hipotetikal artinya secara kongkrit pengaruhnya tidak kelihatan, tetapi secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara varaibel bebas dan tergantung yang sedang diteliti. Oleh karena itu, variable pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi; pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti.
    variabel pengganggu dapat diartikan juga sebagai distorter adalah variabel yang mengganggu bekerjanya variabel bebas dan variabel tergantung.
    siti romelah, 3C, B0800267

  41. Variable pengganggu tersebut hendaknya disamakan terlebih dahulu.
    Misalnya dengan judul pengaruh senam hamil terhadap kekuatan mengejan ibu pada persalinan kala 2. Banyak sekali faktor yang dapat mempengaruhi kekuatan mengejan ibu, diantaranya adalah usia, paritas, nutrisi, pola aktivitas, dll. Usia, paritas, nutrisi, pola aktivitas, dll tsb adalah contoh variabel yang dapat mengganggu peneliti. Untuk mengatasinya variable tersebut hendaknya disamakan kriterianya. Misal usia ibu diasamakan menjadi 20-35 tahun, kemudian paritas disamakan menjadi P0 (belum pernah melahirkan sebelumnya), dst. Dengan demikian efek variable penggangu dapat diminimalkan.
    By Melisa Dwi Afrinta/3B/B0800237

  42. sutri arliah says:

    Sutri Arliah
    variable pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi; pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti.
    jd menurut saya variabel pengganggu tetap dicantumkan tetapi yang sekiranya memperkuat itulah yang dbahas dan dikembangkan dalam penelitian, sdangkan yang memperlemah jangan dibahas.sutri arliah 3C/B0800275

  43. rianawati says:

    Variabel pengganggu dapat mempengaruhi hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat, oleh karena itu untuk memperkecil pengaruh yang ditimbulkan, peneliti harus membuat persamaan terlebih dahulu misalkan pada penelitian tentang hubungan jenis aktifitas ibu hamil dengan kelancaran proses persalinan, disini dapat disebutkan bahwa variabel bebasnya jenis aktifitas, variabel terikatnya kelancaran persalinan, yang dapat menjadi variabel pengganggu diantaranya: status gizi ibu,penyakit penyerta, paritas (ibu melahirkan yang keberapa), disini peneliti dapat menyamakan kriterianya yaitu ibu hamil dengan status gizi yang baik,(ukuran lingkar lengan atasya lebih dari 23,5cm, ibu hamil tidak punya penyakit penyerta. ibu yang baru hamil 1 kali (primipara).
    Rianawati/ B0800254/III B

  44. variabel pengganggu adalah variabel yang dapat mempengaruhi hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat. Dalam hal ini yang dilakukan peneliti adalah menyamakan kriteria pada sampel yang digunakan dalam penelitian. Misalkan hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan ibu memriksakan kehamilannya. Variabel bebasnya adalah tingkat pengetahuan ibu. Variabel terikatnya kepatuhan memeriksakan kehamilan. Variabel pengganggu contohnya tingkat ekonomi, budaya. peneliti harus menyamakan kriterianya yaitu ibu hamil pada kalangan ekonomi sedang dan ibu hamil yang tidak percaya dengan mitos – mitos tentang kehamilan, persalinan dan nifas.
    rina romadona / B0800255 / III B

  45. Anonymous says:

    Variabel bebas, tergantung, kontrol dan moderat merupakan variable-variabel kongkrit. Ketiga variable, yaitu variable bebas, kontrol dan moderat tersebut dapat dimanipulasi oleh peneliti dan pengaruh ketiga varaibel tersebut dapat dilihat atau diobservasi. Lain halnya dengan variable pengganggu, variable tersebut bersifat hipotetikal artinya secara kongkrit pengaruhnya tidak kelihatan, tetapi secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara varaibel bebas dan tergantung yang sedang diteliti. Oleh karena itu, variable pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi; pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti.
    jadi yang harus dilakukan adalah pandai-pandainya kita dalam memasukkan data dan mengolah data jangan sampai antara variabel bebas dan terikat menjadi tidak sinkron.
    Ika Damayanti 3B B0800223

  46. Variabel bebas, tergantung, kontrol dan moderat merupakan variable-variabel kongkrit. Ketiga variable, yaitu variable bebas, kontrol dan moderat tersebut dapat dimanipulasi oleh peneliti dan pengaruh ketiga varaibel tersebut dapat dilihat atau diobservasi. Lain halnya dengan variable pengganggu, variable tersebut bersifat hipotetikal artinya secara kongkrit pengaruhnya tidak kelihatan, tetapi secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara varaibel bebas dan tergantung yang sedang diteliti. Oleh karena itu, variable pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi; pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti.
    jadi yang harus dilakukan adalah pandai-pandainya kita dalam memasukkan data dan mengolah data jangan sampai antara variabel bebas dan terikat menjadi tidak sinkron.
    Ika Damayanti 3B B0800223

  47. inayah hanum says:

    Variabel penggaggu merupakan variabel yang menghubungkan 2 variabel, sifatnya bisa menguatkkan dan melemahkan. jadi peneliti sebaiknya cara yang mungkin dapat kita lakukan untuk mengontrol variabel pengganggu adalah dengan membandingkan mereka dengan grup yang bervariasi dengan karakteristik bauran dan membaurkan mereka diantara kelompok-kelompok. Atau cara lain yang lebih aman adalah dengan melakukan pengacakan atau randomisasi.

    INAYAH HANUM / B0800224 / 3B

  48. NASRIFAH says:

    variable pengganggu, variable
    tersebut bersifat hipotetikal artinya secara kongkrit pengaruhnya tidak
    kelihatan, tetapi secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara varaibel
    bebas dan tergantung yang sedang diteliti. tindakan peneliti untuk menguragi efek dari variabel itu sendiri adalah bisa dengan berusaha memperkecil kemungkinan efek variabel tersebut, dan memperkuat variabel bebas dan terikat.peneliti harus secara jeli mengolah data yang ada.peneliti juga harus memperkiran lebih dalam lagi apa saja yang menjadi penggangu dalam penelitiannya sehingga tidak berpengaruh menonjol dalam penilian yang sedang dilakukan.
    NASRIFAH/3B/V

  49. variable pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi
    hubungan variabel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan
    dimanipulasi; pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti.
    Contoh:
    Hipotesis: Jika minat terhadap tugas meningkat, maka kinerja mengerjakan tugas tersebut akan semakin meningkat
    Variabel bebas: minat terhadap tugas.
    Variabel tergantung: kinerja dalam mengerjakan tugas.
    Variabel penganggu: proses belajar.
    Keterangan kasus di atas adalah sebagai berikut jika mahasiswa tertarik terhadap tugas yang diberikan oleh dosen, maka hasilnya akan baik. Besar
    kecilnya kinerja dipengaruhi oleh minat; sekalipun demikian hasil akhir pengerjaan tugas tersebut dipengaruhi oleh faktor mahasiswa belajar atau tidak terlebih dahulu dalam mengerjakan tugas tersebut. Dengan minat yang tinggi
    dan persiapan belajar yang baik, maka kinerjanya akan semakin besar.

  50. variabel pengganggu adalah variabel yang yang bersifat hipotetikal artinya secara kongkrit pengaruhnya tidak
    kelihatan, tetapi secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara varaibel.
    bebas dan tergantung yang sedang diteliti. tindakan peneliti untuk menguragi efek dari variabel itu sendiri adalah bisa dengan berusaha memperkecil kemungkinan efek variabel tersebut, dan memperkuat variabel bebas dan terikat.Dalam analisis awal terdapat hubungan negatif antara dua variabel, tetapi setelah rnemasukkan variabel ketiga sebagai variabel kontrol hubungan tersebut menjadi positif. Dalam kasus sepeti ini variabel ketiga disebut variabel pengganggu atau variabel.lilis 3B Bo800233

  51. Variabel pengganggu adalah variabel yang mengganggu bekerjanya variabel bebas dan variabel tergantung
    Contoh:
    Hipotesis: akseptor KB ekonomi lemah akan lebih banyak daripada ekonomi tinggi → ternyata hipotesis tersebut salah, hal ini disebabkan ada variabel pengganggu yaitu variabel status pekerjaan: PNS dan Non PNS → ternyata hipotesis tsb benar pada pegawai non PNS.
    Ida Muntolingah/3B(B0800222)

  52. Yang harus dilakukan peneliti untuk mengurangi efek variabel penggangu adalah tergantung dari variabel terikat dan bebasnya. Dalam hal ini peneliti harus mengetahui sejauh mana efek variabel penggangu dlm mempengaruhi var.bebas dan var.terikat, sehingga peneliti dapat memilah milah, mengolah serta mengkontrol data dalam variabel penggangu.Misalnya variabel penggangu budaya,budaya bersifat alamiah trhdp responden, sehingga peneliti harus meminimalkan penelitian yang berhubungan dengan budaya,dapat dngn cara mengajak kerja sama dengan tokoh masyarakat sehingga peneliti dapat dengan mudah merubah budaya tersebut.

  53. Variabel bebas, tergantung, kontrol dan moderat merupakan variable-variabel kongkrit. Ketiga variable, yaitu variable bebas, kontrol dan moderat tersebut dapat dimanipulasi oleh peneliti dan pengaruh ketiga varaibel tersebut dapat dilihat atau diobservasi. Lain halnya dengan variable pengganggu, variable tersebut bersifat hipotetikal artinya secara kongkrit pengaruhnya tidak kelihatan, tetapi secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara varaibel bebas dan tergantung yang sedang diteliti.Variabel bebas juga sering disebut variabel antecedent, dan variabel terikat disebut qonsequent. Oleh karena itu, variable pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi; pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti.

    peneliti harus secara teliti mengolah data yang ada.peneliti juga harus memperkiran lebih dalam lagi apa saja yang menjadi penggangu dalam penelitiannya sehingga tidak berpengaruh besar terhadap dalam penilian yang sedang dilakukan. Lia purnamasari 3B BO800232

  54. Variabel bebas, tergantung, kontrol dan moderat merupakan variable-variabel kongkrit. Ketiga variable, yaitu variable bebas, kontrol dan moderat tersebut dapat dimanipulasi oleh peneliti dan pengaruh ketiga varaibel tersebut dapat dilihat atau diobservasi. Lain halnya dengan variable pengganggu, variable tersebut bersifat hipotetikal artinya secara kongkrit pengaruhnya tidak kelihatan, tetapi secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara varaibel bebas dan tergantung yang sedang diteliti.Variabel bebas juga sering disebut variabel antecedent, dan variabel terikat disebut qonsequent. Oleh karena itu, variable pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi; pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti.
    Peneliti harus secara teliti mengolah data yang ada.peneliti juga harus memperkiran lebih dalam lagi apa saja yang menjadi penggangu dalam penelitiannya sehingga tidak berpengaruh besar terhadap dalam penilian yang sedang dilakukan. Lia purnamasari 3B BO800232

  55. Anonymous says:

    Variabel Pengganggu adalah variabel yang mengganggu variabel bebas dan variabel kontrol dimana kedua variabel tersebut sangat gampang dimanipulasi oleh peneliti. oleh itu untuk mengurangi pengaruh variabel pengganggu maka peneliti tidak boleh memenipulasi data.

  56. variabel yang mengganggu variabel bebas dan variabel kontrol di mana kedua variabel tersebut sangat gampang di manipulasi oleh peneliti itu untuk mengurangi pengaruh variabel pengganggu maka peneliti tidak boleh memapulasi data.
    Ririn Dwi. I. 3B Nim:B0800257

  57. Variabel pengganggu yang sifatnya dapat berpengaruh akan tetapi pengaruhnya tidak kelihatan tetapi secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara variabel bebas dan tergantung yang sedang di teliti. Variabel ini sifatnya dapat memperkuat adapula yang memperlemah variabel bebas
    Indah Maili .F. 3B
    nIM: B0800226

  58. irma says:

    Variabel pengganggu (intervening variabel)

    Variabel bebas, tergantung, kontrol dan moderat merupakan variable-variabel
    kongkrit. Ketiga variable, yaitu variable bebas, kontrol dan moderat tersebut
    dapat dimanipulasi oleh peneliti dan pengaruh ketiga varaibel tersebut dapat
    dilihat atau diobservasi. Lain halnya dengan variable pengganggu, variable
    tersebut bersifat hipotetikal artinya secara kongkrit pengaruhnya tidak
    kelihatan, tetapi secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara varaibel
    bebas dan tergantung yang sedang diteliti. Oleh karena itu, variable
    pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi
    hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan
    dimanipulasi; pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel
    bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti.

    IRMA KAMALIA.C (B0800228)

  59. variabel pengganggu merupakan variabel yang bersifat kongkrit. oleh karena itu variabel pengganggu dapat mempengaruhi 2 variabel yaitu variabel bebas dan terikat.
    jadi yang harus dilakukan adalah tidak memfokuskan variabel penggangu tapi tidak meninggalkan dari kasus yang sedang di teliti.

    B0800231 (3B)

  60. Menurut saya, variabel pengganggu adalah variabel perancu yaitu yang mempengaruhi hubungan variabel lain. Variael pengganggu dapat memperlemah dapat pula memperkuat variabel lain. Variabel pengganggu biasanya ditemukan diakhir/ kesimpulan. Karena, variabel pengganggu tidak dapat diteliti, diukur, dan juga tidak dapat diketahui dengan pasti. Untuk mengurangi efek dari variabel pengganggu, sebaiknya peneliti dalam melakukan penelitian selain meneliti variabel bebas, juga selalu mempertimbangkan faktor-faktor sekitar/faktor lain yang diduga dapat menjadi pemicu terjadinya variabel terikat. Dan biasanya dapat diketahui dengan berpedoman pada teori agar dapat mengurangi efek dari variabel pengganggu. Contoh: Hubungan gizi dengan kelancaran ASI. Variabel bebas =Gizi ibu, variabel terikat: kelancaran ASI, variabel pengganggu: psikologis ibu, daya hisap bayi, masase payudara.

  61. menurut saya:
    variabel pengganggu merupakan variabel yang mengganggu variabel bebas dan terikat,sebaiknya bagi peneliti jangan terlalu terfokus pada variabel pengganggu tetapi juga jangan terlalu mengabaikan variabel pengganggu karena variabel pengganggu juga mempunyai peran dalam hasil penelitian.

  62. umiee sal says:

    Variabel pengganggu/ distorter adalah variabel yang mengganggu bekerjanya variabel bebas dan variabel tergantung. langkah yang di ambil Untuk mengurangi efek variabel pengganggu tsb bisa dimulai sejak menyatakan kerangka konsep, memilih desain penelitian,dan akhirnya analisis data.secara praktis seringkali memang tidak dapat dilakukan pengontrolan melalui desain penelitian sehingga langkah terakhir yang bisa dilakukan adalah menggunakan analisis statistik. umi salamah B0800285 3c DIII Kebidanan

  63. Anonymous says:

    Variable adalah konsep yang lebih konkrit sehingga mempunyai nilai yang bervariasi dari waktu ke waktu atau dari satu tempat ke tempat lain serta ia bisa diukur. Lain halnya dengan variable pengganggu, variable
    tersebut bersifat hipotetikal artinya secara kongkrit pengaruhnya tidak
    kelihatan, tetapi secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara varaibel
    bebas dan tergantung yang sedang diteliti. Oleh karena itu, Variabel pengganggu/distorter/intervening variable adalah variabel yang mengganggu bekerjanya variabel bebas dan variabel tergantung tetapi variabel ini tidak dapat dilihat, diukur, dan
    dimanipulasi; pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel
    bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti. Untuk mengurangi efeknya maka variabel berada diluar kendali peneliti tidak dapat mempengaruhi hubungan yang dikehendaki tergantung langkah yang di ambil bisa dimulai sejak menyatakan kerangka konsep, memilih desain penelitian, dan akhirnya analisis data.
    Secara praktis seringkali tidak dapat dilakukan pengontrolan melalui desain penelitian sehingga langkah terakhir yang dapat dilakukan adalah menggunakan analisis statistik. Salah satu analisis statistik yang dapat digunakan untuk mengontrol variabel pengganggu tersebut adalah analisis kovarians ( Ankova ). Mufti Diyah B0800241 B DIII Kebidanan

  64. SUNARTI says:

    Menurut saya variabel pengganggu merupakan variabel yang mungkin dapat mempengaruhi varibel bebas dan terikat yang sedang peneliti teliti,oleh karena itu kita lihat dulu apakah variabel pengganggu ini dapat memperkuat 2 variabel tersebut atau malah bisa melemahkan 2 variabel itu.
    jadi peneliti harus menyimpulkan dahulu pengaruh variabel pengganggu tersebut.SUNARTI 3C B0800272

  65. assalamualaikum wr.wb
    variabel pengganggu yang mempengaruhi variabel bebas dan variabel trikat, menurut saya tindakan peneliti pada variabel pengganggu yaitu : dalam melakukan penelitian variabel pengganggu variabel yang harus dikaji, dan sebagai bahan agar peneliti harus lebih teliti.
    wassalamualaikum wr. wb

  66. RIA ANZANI says:

    tindakan peneliti untuk menghilangkan pengaruh dari variabel pengganggu adalah dengan analisa kovarian atau anakova
    RIA ANZANI PR/ III B/ V/ B0800253

  67. Yang perlu dilakukan untuk menjadi yakin tentang hubungan yang ada adalah mengontrol agar variabel pengganggu (‘confounding’) tidak dapat mempengaruhi hubungan yang dikehendaki, langkah tersebut dapat dimulai sejak menyatakan kerangka konsep, memilih desain penelitian dan akhirnya analisis data

  68. menurut saya:
    variabel pengganggu tetap dicantumkan dalam kerangka konsep, akan tetapi dalam proses selanjutnya diabaikan supaya tidak mempengaruhi titik fokus yang menjadi tujuan kita (wuri wulandari)

  69. w.indahs says:

    variabel penggangu yaitu variabel yang secara kongkrit pengaruhnya tidak kelihan tetapi secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara variabel bebas dan tergantung yang seddang diteliti.wahyuni indah s 3c B0800297

  70. menurut saya Variabel merupakan data yang tergantung/ akibat / terpengaruh/ dependen = variabel yang dipengaruhi oleh variabel lain. Variabel pengganggu adalah variabel yang mengganggu bekerjanya variabel bebas dan variabel tergantung. maka yang harus dilakukan seorang peneliti yaitu dapat membuat variabel saling berkaitan satu sama lain.

  71. rini
    variabel pengganggu adalah variabel yang bersifat hipotetikal yang berarti secarakongkrit pengaruhnya tidak kelihatan tetapi secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara variabel bebas dan tergantung yang sedang diteliti oleh sang peneliti.jadi variabel pengganggu tersebut secara teoritis dapat mempengaruhi variabel yang sedang di teliti tetapi tidak dapat dilihat,diukur, dan dimanipulasi.variabel tersebut tidak bisa dipisahkan karena merupakan satu kesatuan dengan variabel yang lain.jadi peneliti harus sangat teliti dalam melihat variabel pengganggu dari variabel yang lainnya yang dijadikan objek penelitian oleh sang peneliti. RINI APRIYANTI B0800256

  72. Variabel pengganggu adalah variabel yang dapat mempengaruhi atau dalam kata lain dapat memperkuat dan memperlemah hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat,jadi menurut saya variabel ini harus ada dalam suatu penelitian guna memperkuat penelitian tersebut namun didalam pembahasan metodologi penelitian tidak usah dijelaskan lebih lanjut.
    Risqi Gupitasari 3B B0800258

  73. Anonymous says:

    variable pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi; pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti.
    Menurut saya variabel ini harus ada dalam suatu penelitian karena bersifat memperkuat terhadap penelitian yang sedang dilakukan namun didalam pembahasan tidak perlu dijelaskan lebih lanjut.
    Roesiana Indah 3B B0800260

  74. variable pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi; pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti.
    Menurut saya variabel ini harus ada dalam suatu penelitian karena bersifat memperkuat terhadap penelitian yang sedang dilakukan namun didalam pembahasan tidak perlu dijelaskan lebih lanjut.
    Roesiana Indah 3B B0800260

  75. Variabel pengganggu merupakan variabel yang dapat mempengaruhi dalam kata lain dapat memperkuat dan memperlemah hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat, jadi menurut saya variabel penganggu dalam penelitian dapat di kembangkan namun tergantung,jika efek dari variabel tersebut itu memperkuat hubungan antar variabel, namun jika sebaliknya maka sebaiknya variabel pengganggu itu tidak perlu diteliti lebih jauh karena hanya akan membuang waktu penelitian dan hasilnya pun tidak begitu menguntungkan bagi hasil penelitian.
    Meliyana Puspitasari 3B B0800238

  76. variable pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi; pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti.
    Contoh:
    Hipotesa: Jika minat terhadap tugas meningkat, maka kinerja mengerjakan tugas tersebut akan semakin meningkat
    • Variabel bebas: minat terhadap tugas
    • Variabel tergantung: kinerja dalam mengerjakan tugas
    • Variabel penganggu: proses belajar

  77. Anonymous says:

    Variabel pengganggu adalah variabel yang peneliti gagal untuk mengendalikan, atau menghilangkan, merusak validitas internal dari eksperimen. Sebuah variabel pengganggu, juga dikenal sebagai variabel ketiga atau sebuah variabel mediator, dapat mempengaruhi hubungan antara variabel independen dan variabel dependen . Hal ini dapat menyebabkan peneliti untuk menganalisis hasil salah. Untuk meminimalisir adanya varisbel pengganggu dengan sebuah rencana rancangan percobaan , dan cek konstan, akan menyaring variabel perancu atau pengganggu terburuk. Misalnya, mengacak kelompok, menggunakan kontrol yang ketat, dan suara operasionalisasi praktek semua berkontribusi untuk menghilangkan variabel ketiga potensial atau variabel pengganggu.Untuk itu harus benar-benar meneliti dan membedakan antar variabel bebas, terikat dan variabel pengganggu.
    Inayah Nugraeni 3B B0800225

  78. Variabel pengganggu adalah variabel yang peneliti gagal untuk mengendalikan, atau menghilangkan, merusak validitas internal dari eksperimen. Sebuah variabel pengganggu, juga dikenal sebagai variabel ketiga atau sebuah variabel mediator, dapat mempengaruhi hubungan antara variabel independen dan variabel dependen . Hal ini dapat menyebabkan peneliti untuk menganalisis hasil salah. Untuk meminimalisir adanya varisbel pengganggu dengan sebuah rencana rancangan percobaan , dan cek konstan, akan menyaring variabel perancu atau pengganggu terburuk. Misalnya, mengacak kelompok, menggunakan kontrol yang ketat, dan suara operasionalisasi praktek semua berkontribusi untuk menghilangkan variabel ketiga potensial atau variabel pengganggu.Untuk itu harus benar-benar meneliti dan membedakan antar variabel bebas, terikat dan variabel pengganggu.
    Inayah Nugraeni 3B B0800225

  79. variable pengganggu, variable yang bersifat hipotetikal artinya secara kongkrit pengaruhnya tidak kelihatan, tetapi secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara varaibel bebas dan tergantung yang sedang diteliti.jadi menurut saya fariable pengganggu itu bisa menguatkan dan melemahkan.

  80. variable pengganggu, variable yang bersifat hipotetikal artinya secara kongkrit pengaruhnya tidak kelihatan,variabel penggangu adalah variabel yang dapat mempengaruhin hasil atau hubungan dari variabel bebas dan tergantung yang diteliti, tetapi tidak begitu terlihat pengaruhnya. jadi peneliti tidak perlu membuang variabel pengganggu,tetapi peneliti sebaiknya lebih terfokus pada veriabel bebas dan terikat yang ditelitinya.
    ratna tri utami 3B B0800251.

  81. Istikomah says:

    variable pengganggu, variable
    tersebut bersifat hipotetikal artinya secara kongkrit pengaruhnya tidak
    kelihatan, tetapi secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara varaibel
    bebas dan tergantung yang sedang diteliti. Oleh karena itu, variable
    pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi
    hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan
    dimanipulasi; pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel
    bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti. Istikomah 3B B0800230.

  82. variable pengganggu, variable tersebut bersifat hipotetikal artinya secara kongkrit pengaruhnya tidak kelihatan, tetapi secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara varaibel bebas dan tergantung yang sedang diteliti,menurut saya variabel pengganggu berpengaruh akan tetapi pengaruhnya tidak kelihatan, tetapi secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara varaibel bebas dan tergantung yang sedang diteliti.variabel ini sifatnya dapat memperkuat ada pula yang memperlemah variabel bebas.
    Rizki Oktaviani P 3B BO800259.

  83. variable pengganggu, variable tersebut bersifat hipotetikal artinya secara kongkrit pengaruhnya tidak kelihatan, tetapi secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara varaibel bebas dan tergantung yang sedang diteliti. Oleh karena itu, variable pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi; pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang.linda wahyu setyani 3B BO800234

  84. variable pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi.
    jadi peneliti sebaiknya cara yang mungkin dapat kita lakukan untuk mengontrol variabel pengganggu adalah dengan membandingkan mereka dengan grup yang bervariasi dengan karakteristik bauran dan membaurkan mereka diantara kelompok-kelompok. Atau cara lain yang lebih aman adalah dengan melakukan pengacakan atau randomisasi.

  85. variable pengganggu dapat dikatakan sebagai variabel yang dapat mempengaruhi hubungan variabel yang sedang diteliti.
    misalnya dalam proses pembelajaran: proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik apabila komunikasi antara dosen dan mahasiswanya.
    karena variable pengganggu bersifat hipotetikal yang artinya secara kongkrit pengaruhnya tidak kelihatan, meskipun secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara varaibel bebas dan tergantung yang sedang diteliti. Oleh karena itu, variable pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi,sehingga variabel pengganggu boleh diabaikan

  86. citra norma says:

    Variabel pengganggu kadang kadang hubungan negatif yang terlihat dalarn hubungan antara dua variabel tetap negatif setelah variabel ketiga dimasukkan, tetapi kadang juga berubah menjadi tidak ada hubungan atau bahkan berubah menjadi ada hubungan positif. Dapat pula terjadi, yang semula tidak ada hubungan dengan masuknya variabel ketiga menjadi ada hubungan posifif.
    Jika hasil analisis awal menunjukkan tidak ada hubungan antara dua variabel tetapi ketika variabel ketiga dimasukkan sebagai variabel kontrol, hubugan Itu menjadl nampak, maka dalam kasus seperti ini variabel ketiga yang dikontrol tersebut disebut variabel penekan (suppressor variable).

  87. Variable Pengganggu adalah variabel yang sama sekali berada diluar kendali peneliti. Dalam ekometrik variable ini disebut eror term. Oleh karena itu, variable pengganggu tidak mempengaruhi hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan
    dimanipulasi.
    Pengaruh dari vaeiabel itu sendiri harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel
    bebas dan variabel moderat terhadap gejala yang sedang diteliti.
    Contoh:
    Hipotesis: Jika minat terhadap tugas meningkat, maka kinerja mengerjakan tugas tersebut akan semakin meningkat.
    Deby Kurnia Utami 3A B0800184

  88. prubo says:

    variable pengganggu, bersifat hipotetikal artinya secara kongkrit pengaruhnya tidak kelihatan, tetapi secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara varaibel bebas dan tergantung yang sedang diteliti. Oleh karena itu, variable pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi; pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti.
    Contoh:
    Hipotesa: Jika minat terhadap tugas meningkat, maka kinerja mengerjakan tugas tersebut akan semakin meningkat
    • Variabel bebas: minat terhadap tugas
    • Variabel tergantung: kinerja dalam mengerjakan tugas
    • Variabel penganggu: proses belajar
    Keterangan kasus di atas adalah sebagai berikut jika mahasiswa tertarik terhadap tugas yang diberikan oleh dosen, maka hasilnya akan baik. Besar kecilnya kinerja dipengaruhi oleh minat; sekalipun demikian hasil akhir pengerjaan tugas tersebut dipengaruhi oleh factor mahasiswa belajar atau tidak terlebih dahulu dalam mengerjakan tugas tersebut. Dengan minat yang tinggi dan persiapan belajar yang baik, maka kinerjanya akan semakin besar.
    Contoh 2:
    Hipotesa: Layanan yang baik mempengaruhi kepuasan pelanggan
    • Variabel bebas: layanan yang baik
    • Variabel tergantung: kepuasan pelanggan
    • Variabel pengganggu: kualitas jasa / produk
    Pada umumnya layanan yang baik akan memberikan kepuasan yang tinggi terhadap pelanggan; sekalipun demikian kualitas jasa akan mempengaruhi hubungan variabel layanan dengan variabel kepuasan. Layanan baik belum tentu memberikan kepuasan kepada pelanggan jika kualitas jasanya atau produknya rendah. Misalnya sebuah toko sepatu memberikan layanan yang baik kepada pelanggannnya. Ketika seorang pembeli mengetahui bahwa sepatunya sobek pada bagian tertentu maka tingkat kepuasannya akan turun.
    prubo siswati/3B/B0800249

  89. Variable pengganggu bersifat hipotetikal artinya secara kongkrit pengaruhnya tidak kelihatan, tetapi secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara varaibel bebas dan tergantung yang sedang diteliti. Oleh karena itu, variable pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi; pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti.
    Cara mengurangi variable pengganggu menurut pendapat saya dengan menentukan kriteria inklusi yaitu kriteria dimana subyek penelitianmewakili sampel penelitian yang memenuhi syarat sebagai sampel.
    misalnya: hanya ibu primipara yang diteliti dalam penelitian.

  90. menurut saya, variabel pengganggu dapat dikendalikan oleh peneliti, misalnya dengan tidak memilih sample yang memiliki perbedaan yang menjadi kreteria variabel pengganggu….

  91. sriyati says:

    Variabel bebas, tergantung, kontrol dan moderat merupakan variable-variabel kongkrit. Ketiga variable, yaitu variable bebas, kontrol dan moderat tersebut dapat dimanipulasi oleh peneliti dan pengaruh ketiga varaibel tersebut dapat dilihat atau diobservasi. Lain halnya dengan variable pengganggu, variable tersebut bersifat hipotetikal artinya secara kongkrit pengaruhnya tidak kelihatan, tetapi secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara varaibel bebas dan tergantung yang sedang diteliti. Oleh karena itu, variable pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi; pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti.

    Contoh:

    Hipotesa: Jika minat terhadap tugas meningkat, maka kinerja mengerjakan tugas tersebut akan semakin meningkat

    *

    Variabel bebas: minat terhadap tugas
    *

    Variabel tergantung: kinerja dalam mengerjakan tugas
    *

    Variabel penganggu: proses belajar

    Keterangan kasus di atas adalah sebagai berikut jika mahasiswa tertarik terhadap tugas yang diberikan oleh dosen, maka hasilnya akan baik. Besar kecilnya kinerja dipengaruhi oleh minat; sekalipun demikian hasil akhir pengerjaan tugas tersebut dipengaruhi oleh factor mahasiswa belajar atau tidak terlebih dahulu dalam mengerjakan tugas tersebut. Dengan minat yang tinggi dan persiapan belajar yang baik, maka kinerjanya akan semakin besar.

    Contoh 2:

    Hipotesa: Layanan yang baik mempengaruhi kepuasan pelanggan

    *

    Variabel bebas: layanan yang baik
    *

    Variabel tergantung: kepuasan pelanggan
    *

    Variabel pengganggu: kualitas jasa / produk

    Pada umumnya layanan yang baik akan memberikan kepuasan yang tinggi terhadap pelanggan; sekalipun demikian kualitas jasa akan mempengaruhi hubungan variabel layanan dengan variabel kepuasan. Layanan baik belum tentu memberikan kepuasan kepada pelanggan jika kualitas jasanya atau produknya rendah. Misalnya sebuah toko sepatu memberikan layanan yang baik kepada pelanggannnya. Ketika seorang pembeli mengetahui bahwa sepatunya sobek pada bagian tertentu maka tingkat kepuasannya akan turun.
    sriyati,B0800271,3C

  92. sofi says:

    Variabel Penekan dan Variabel Penganggu
    Kadang kadang hubungan negatif yang terlihat dalarn hubungan antara dua variabel tetap negatif setelah variabel ketiga dimasukkan, tetapi kadang juga berubah menjadi tidak ada hubungan atau bahkan berubah menjadi ada hubungan positif. Dapat pula terjadi, yang semula tidak ada hubungan dengan masuknya variabel ketiga menjadi ada hubungan posifif.
    Jika hasil analisis awal menunjukkan tidak ada hubungan antara dua variabel tetapi ketika variabel ketiga dimasukkan sebagai variabel kontrol, hubugan Itu menjadl nampak, maka dalam kasus seperti ini variabel ketiga yang dikontrol tersebut disebut variabel penekan (suppressor variable).
    Akan tetapi masuknya variabel ketiga dalam analisis bubungan antara dua variabel juga dapat memberikan hasil yang berlawanan dengan analisis awal (hanya dua variabel). Dalam analisis awal terdapat hubungan negatif antara dua variabel, tetapi setelah rnemasukkan variabel ketiga sebagai variabel kontrol hubungan tersebut menjadi positif. Dalam kasus sepeti ini variabel ketiga disebut variabel pengganggu atau variabel distorter.
    sofiana Hikmah, B0800269, 3C

  93. Anonymous says:

    karena seringkali tidak dapat dilakukan pengontrolan melalui desain penelitian sehingga langkah terakhir yang dapat dilakukan adalah menggunakan analisis statistik. Salah satu analisis statistik yang dapat digunakan untuk mengontrol variabel pengganggu tersebut adalah analisis kovarians ( Ankova )Karena variable pengganggu bersifat hipotetikal,, maka tidak usah kita pusingkan keberadaannya jika variable pengganggu tidak berpengaruh terhadap penelitian kita, meskipun terdapat variable pengganggu didalamnya. Karena hanya akan membuang-buang waktu, umi fadilla kusuma putrie/B0800283

  94. Anonymous says:

    karena variabel pengganggu tidak di teliti hanya di tampilkan maka sedikit di hilangkan saja, kantetapi juga tidak bisa lepas dari teori yang sedang diteliti.
    ulfah febriani(B0800282)

  95. Suntartini says:

    Variabel pengganggu merupakan variabel yang kongkret yang pengaruhnya tidak kelihatan,maka dari itu pertama-pertama peneliti harus mengendalikan variabel luar terlebih dahulu dengan cara pemilihan responden.
    Suntartini B0800273

  96. Anonymous says:

    Tuti Purwasih (BO800280)
    apa yang dimaksud dengan variabel pengganggu???
    variabel pengganggu adalah variabel yang muncul pada saat penelitian yang mempengaruhi variabel terikat.
    variabel ini biasanya muncul tetapi tidak perlu dimunculkan pada saat penelitian. variabel pengganggu ini biasanya menjadi perancu yang bisa mengacau penelitian…..

  97. hartiningsih says:

    Variabel pengganggu/ distorter adalah variabel yang mengganggu bekerjanya variabel bebas dan variabel tergantung
    Contoh: Hipotesis: akseptor KB ekonomi lemah akan lebih banyak daripada ekonomi tinggi →ternyata hipotesis tersebut salah, hal ini disebabkan ada variabel pengganggu yaitu variabel status pekerjaan: PNS dan Non PNS → ternyata hipotesis tsb benar pada pegawai non PNS
    hartiningsih 3B B0800219

  98. Variable pengganggu, bersifat hipotetikal artinya secara kongkrit pengaruhnya tidak kelihatan, tetapi secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara varaibel bebas dan tergantung yang sedang diteliti. Oleh karena itu, variable pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi, pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti.
    Retno Wulandari 3B B0800252

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s