Beberapa Konsep dasar pengambilan sampel penelitian

Supaya penarikan kesimpulan tentang populasi berdasar sampel itu dapat dipercaya, maka sampel yang dipilih harus benar-benar mewakili populasi yang ada. Kata lainnya, sampel tersebut harus sampel yang representatif. Hal ini berarti, semua yang menjadi sifat sampel haruslah menggambarkan sifat populasinya kecuali dalam hal banyak ukurannya.

Pengertian Sampel

Oleh karena itu, sampel diartikan sebagai himpunan bagian sejati dari populasi yang peubahnya benar-benar diteliti sehingga menggambarkan keadaan maupun karakteristik populasi yang sesungguhnya. Banyaknya anggota suatu populasi disebut ukuran populasi sedangkan banyaknya anggota suatu sampel disebut ukuran sampel. Nilai-nilai yang menjelaskan ciri-ciri atau karakteristik suatu populasi atau yang dihitung dari populasi disebut parameter, sedangkan nilai-nilai yang menjelaskan ciri

Keterwakilan sampel penelitian (representativeness)

Hal penting dalam pengambilan sampel adalah bahwa sampel harus representatif. Karena dalam studi-populasi yang diuji adalah sampelnya, maka statistika juga dapat didefinisikan sebagai sekumpulan konsep dan metode tentang peringkasan, penyajian, dan analisis sampai pada penarikan kesimpulan serta pembuatan keputusan pada suatu populasi berdasar statistik sampelnya. Parameter populasi di antaranya μ. σ dan σ2 berturut-turut berpadanan dengan x , s, dan s2 dari sampelnya. Jadi, peneliti harus menentukan himpunan objek yang menjadi perhatian atau sasaran penelitiannya. Populasi adalah himpunan semua objek yang menjadi bahan studi, penelitian atau pembicaraan. Sedangkan sampel adalah himpunan bagian dari populasi. Himpunan objek yang menjadi perhatian atau sasaran penelitian itu disebut populasi.

Beberapa prinsip dasar

Beberapa prinsip dasardalam pengambilan sampel, meliputi:

  • Populasi Sasaran (Population Target), Yaitu populasi yang menjadi sasaran pengamatan atau populasi dari mana suatu keterangan,akan diperoleh (misalnya efek obat pada ibu hamil) maka target populasi adalah ibu hamil.
  • Kerangka Sampel (Sampling Frame), Yaitu suatu daftar unit-unit yang ada pada populasi yang akan diambil sampelnya (daftar anggota populasinya).
  • Unit Sampel (Sampling Unit), Yaitu unit terkecil pada populasi yang akan diambil sebagai sampel (KK atau RT).
  • Rancangan Sampel (Sampling design), Yaitu rancangan yang meliputi cara pengambilan sampel dan penentuan besar sampelnya.
  • Random, Yaitu cara mengambil sampel, dimana setiap unit dalam populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk dipilih menjadi anggota sampel.
Advertisements

About cokroaminoto

Lahir di Pekalongan, 29 Nopember 1966. Berkeluarga, dengan 2 anak. Sejak SD hingga SLTA Kejuruan lulus di Pekalongan. Menjalani ikatan dinas dari Departemen Kesehatan sejak 1987 di Kebumen. Pada tahun 1996 menyelesaikan program sarjana FISIP, dan pada tahun 2001 lulus program pasca sarjana Manajemen Kesehatan di UGM Yogyakarta. Sejak itu, mulai tertarik pada wilayah kajian pengembangan kinerja (Walah, sok ilmiah..). Bukan apa-apa, karena dalam dunia kerja, apa lagi kerja di kantoran, persoalan kinerja menjadi biang keladi dan akar permasalahan utama. Bagaimana tidak, maju-mundurnya sebuah kantor, organisasi, bahkan dari sistem pemerintahan tergantung dari sini. Trus, dari mana harus mulai, faktor apa saja yang mempengaruhi, kendala apa saja yang biasa menghambat pengembangannya. Apa kita bisa memperbaikinya? Hal-hal inilah kemudian yang menjadi motivasi saya untuk membuat blog ini. Eh syukur menjadi tempat berbagi pendapat dan pengalaman. Amin
This entry was posted in statistik penelitian. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s