Merumuskan Tujuan Penelitian

Tujuan pada dasarnya merupakan pernyataan tentang apa yang menjadi harapan, atau sesuatu yang ingin diketahui. Pernyataan tersebut merupakan hal-hal yg ingin dilakukan peneliti dalam penelitiannya. Perumusan Tujuan penelitian, dibuat dengan mengacu pada masalah/pertanyaan penelitian. Dengan demikian, antara tujuan dan masalah peneltitian saling terkait. Teknik penulisannya, Tujuan penelitian dirumuskan dengan kalimat pasif, karena tujuan merupakan pernyataan kondisi yang akan dicapai. Dalam penulisan proposal penelitian, Tujuan penelitian biasanya dibedakan menjadi Tujuan umum dan khusus. Tujuan umum, berisi tentang hal yg akan dicapai pada akhir penelitian, yaitu menjawab masalah penelitian. Sedangkan Tujuan khusus, berisi penjabaran tentang hal yg akan dicapai untuk memenuhi/mencapai tujuan umum, yaitu merupakan tahap-tahap yang akan dilakukan dlm penelitian. Merupakan rincian dari Tujuan umum penelitian.

Jika ada saran-saran silakan berikan komentar di akhir posting ini, atau jika ingin berdiskusi bisa kunjungi saya di Forum Membangun Kinerja Staff.

Jika artikel ini bermanfaat, silakan isikan alamat email anda untuk berlangganan:

Delivered by FeedBurner

Jika sejauh ini anda merasa perlu jasa konsultasi, pembimbingan atau pendampingan secara pribadi dalam penulisan proposal atau laporan penelitian, anda bisa pelajari bagaimana saya bisa membantu anda dalam bentuk Layanan Konsultasi Penulisan atau klik di sini untuk menghubungi saya.


Advertisements

About cokroaminoto

Lahir di Pekalongan, 29 Nopember 1966. Berkeluarga, dengan 2 anak. Sejak SD hingga SLTA Kejuruan lulus di Pekalongan. Menjalani ikatan dinas dari Departemen Kesehatan sejak 1987 di Kebumen. Pada tahun 1996 menyelesaikan program sarjana FISIP, dan pada tahun 2001 lulus program pasca sarjana Manajemen Kesehatan di UGM Yogyakarta. Sejak itu, mulai tertarik pada wilayah kajian pengembangan kinerja (Walah, sok ilmiah..). Bukan apa-apa, karena dalam dunia kerja, apa lagi kerja di kantoran, persoalan kinerja menjadi biang keladi dan akar permasalahan utama. Bagaimana tidak, maju-mundurnya sebuah kantor, organisasi, bahkan dari sistem pemerintahan tergantung dari sini. Trus, dari mana harus mulai, faktor apa saja yang mempengaruhi, kendala apa saja yang biasa menghambat pengembangannya. Apa kita bisa memperbaikinya? Hal-hal inilah kemudian yang menjadi motivasi saya untuk membuat blog ini. Eh syukur menjadi tempat berbagi pendapat dan pengalaman. Amin
This entry was posted in proposal penelitian, tujuan. Bookmark the permalink.

4 Responses to Merumuskan Tujuan Penelitian

  1. April's says:

    Tujuan Penelitian
    1. Tujuan Umum
    Untuk mengetahui faktor- faktor yang mempengaruhi terjadinya miliaria pada bayi di desa karangpetir kecamatan Tambak kabupaten Banyumas tahun 2009.
    2. Tujuan Khusus
    a. Untuk mengetahui hubungan faktor personal hygiene ibu dengan kejadian miliaria
    b. Untuk mengetahui hubungan faktor ventilasi udara yang kurang baik dengan kejadian miliaria.
    c. Untuk mengetahui hubungan faktor riwayat panas dengan kejadian miliaria.
    d. Untuk mengetahui faktor yang paling dominan pengaruhnya terhadap kejadian miliaria

  2. najida says:

    C. Tujuan Penelitian
    1. Tujuan umum
    Untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu primigravida trimester III tentang tanda-tanda persalinan di BPS Supriyatin Amd. Keb.
    2. Tujuan khusus
    a. Untuk mengetahui karakteristik ibu hamil primigravida berdasarkan umur, pendidikan,dan pekerjaan
    b. Untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu hamil primigravida trimester III tentang tanda-tanda persalinan berdasarkan umur ibu hamil
    c. Untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu hamil primigravida trimester III tentang tanda-tanda persalinan berdasarkan umur kehamilan
    d. Untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu hamil primigravida trimester III tentang tanda-tanda persalinan berdasarkan pendidikan
    e. Untuk Mengetahui tingkat pengetahuan ibu hamil primigravida trimester III tentang tanda-tanda persalinan berdasarkan pekerjaan
    f. Untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu hamil primigravida trimester III tentang tanda-tanda persalinan berdasarkan persiapan persalinan
    g. Untuk mengetahui nilai rata-rata pengetahuan ibu hamil trimester III tentang tanda-tanda persalinan

  3. lilies says:

    Variabel berasal dari akar kata vary (berarti: berbeda) dan able (berarti: dapat), secara harfiah kata ‘variabel’ dapat diartikan sebagai sesuatu yang hasilnya dapat berbeda-beda. Secara singkat, variabel adalah gejala yang menjadi fokus peneliti untuk diamati dan hasilnya dapat berbeda-beda (antar responden-Red). Tentunya banyak pengertian lain, tapi sepertinya pengertian itu sudah cukup.
    Salah satunya:

    Variabel pengganggu (intervening variable)Adalah variabel yang menjadi media pada suatu hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat.
    Variabel bebas, tergantung, kontrol dan moderat merupakan variable-variabel kongkrit. halnya dengan variable pengganggu, variable tersebut bersifat hipotetikal artinya secara kongkrit pengaruhnya tidak kelihatan, tetapi secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara varaibel bebas dan tergantung yang sedang diteliti. Oleh karena itu, variable pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi; pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti.

  4. Variabel berasal dari akar kata vary (berarti: berbeda) dan able (berarti: dapat), secara harfiah kata ‘variabel’ dapat diartikan sebagai sesuatu yang hasilnya dapat berbeda-beda. Secara singkat, variabel adalah gejala yang menjadi fokus peneliti untuk diamati dan hasilnya dapat berbeda-beda (antar responden-Red). Tentunya banyak pengertian lain, tapi sepertinya pengertian itu sudah cukup.
    Salah satunya:

    Variabel pengganggu (intervening variable)Adalah variabel yang menjadi media pada suatu hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat.
    Variabel bebas, tergantung, kontrol dan moderat merupakan variable-variabel kongkrit. halnya dengan variable pengganggu, variable tersebut bersifat hipotetikal artinya secara kongkrit pengaruhnya tidak kelihatan, tetapi secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara varaibel bebas dan tergantung yang sedang diteliti. Oleh karena itu, variable pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi; pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s